• Home
  • About Me
  • Thought
  • Anything
    • review
    • studies
  • Favorite
    • Channel
    • books
facebook twitter instagram youtube Linkedin Email

Hello !

To: Fitri
Tepat tanggal 20 Maret 2019 genap sudah usai mu 25 tahun artinya sudah 1/4 abad sudah kamu lalui. Selama perjalanan yang panjang itu saya ucapkan terima kasih sudah berusaha hingga hari ini. Saya tau kamu belum bisa memberikan apa apa kepada keluarga mu tapi saya yakin hari itu akan ada masanya. Sepanjang saya mengenal mu, kamu selalu berusaha mencapai apa yang kamu inginkan hingga kamu tiba dititik yang sudah tidak sanggup lagi namun kamu masih bisa bertahan dan lanjut berjuang, saya percaya saat ini kamu belum sepenuhnya berjuang dan itu yang membuat saya sedih melihatnya, seakan kamu mulai putus asa. Tapi percayalah masih ada orang yang akan setia disampingmu dan selalu menjaga serta memberikan semangat.

Saya mengenal mu dari kecil bahkan dari sangat kecil, tapi saya tidak begitu paham dirimu hingga kamu dewasa, namun mengingat pencapaian mu sejak kecil yang selalu mewakili sekolah mu berkompetisi yaa meskipun tidak membawa juara tapi percayalah itu sudah cukup membuat bangga kedua orang tua mu. Ya saya tau kamu terkadang  membuat orang tua mu marah terutama mama kamu tidak mendengarkan perintahnya tapi mama mu selalu sadar menghadapi keras kepala mu i, mungkin setelah dewasa kamu akan menyadari kebodohan mu waktu itu. Saya tau kamu selalu ingat tentang bapak mu, saat dia membuatkan tendah kemah tepat di samping rumah bawah jendela kamar, dan memasang lampu gantung kemudian tertidur dan bangunnya sudah ada di kamar. Saya tau kamu sangat rindu momen itu ketika semua keluarga mu berkumpul dan bercanda bersama. Hanya saja saya kecewa kepada mu ketika bapak mu sakit dan kamu disuruh untuk membersihkannya kemudian kamu mengatakan "Ah tidak mau, bapak bau" sungguh sampai hari ini pun saya yakin kamu sedih dan merasa bersalah meskipun waktu itu usia mu 10 tahun. Sepeninggalan bapak membuat kesabaran dan kekuatan menjadi tolak ukur yang luar biasa bagi mu, dan semua itu dapat kamu lalui karena perjuangan seorang mama yang luar biasa hebatnya, hingga menginjak sekolah lanjut tak sedikit pun kamu kekurangan perlengkapan sekolah, dan saya pun bangga dengan mu karena prestasi yang kamu torehkan tetap terjaga dan sedikit membuat bangga mama mu. Saya yakin ada kenakalan yang membuatmu sadar hingga saat ini dan membangun tameng ketika kamu dewasa, meskipun itu sedikit berlebihan. Baiklah, tak terasa bangku sekolah menengah menantimu dan dengan susah payah kamu mengikuti seleksi masuk, sementara itu orang orang mulai memperingati mama mu kalau saja uang pendidikan di sekolah itu lebih mahal dari sekolah lainnya, hingga mama mu mulai ragu tapi karena tekat mu tetap bertahan dan mama mu bersyukur karena semua kekhwatiran tidak beralasan itu terselesaikan dengan saya mendapat beasiswa hingga lulus. Satu hal yang saya ingat ketika kamu dapat memberikan hadiah dari hasil kompetisi mu ke mama mu, saya merasa bangga melihat mu melakukan itu dan saya percaya kamu pun merasakan hal yang sama yaa walaupun itu sedikit dibanding apa yang mama mu berikan selama itu. Menempuh perguruan tinggi memang tidak mudah, dan saat itu kamu tidak lulus jalur undangan, ya kecewa memang tapi yakinlah saat itu kamu marah tidak ikut bimbingan belajar tapi percayalah karena keluarga mu yakin akan dirimu jadi mereka tidak membiarkan mu mengikuti bimbingan belajar. Dan kerja keras serta doa orang terdekat mu membuatmu lulus di Universitas terbaik di Indonesia Timur. Bangga? ya memang perasaan itu ada disaat orang lain tidak bisa lulus meski sudah membayar jutaan untuk bimbingan. Waktu terus berjalan dan kesibukan demi kesibukan membuat kamu jarang memberikan perhatian extra ke mama mu satu -satunya orang tua yang kamu miliki saat itu, hingga tiba saat mama mu sakit dan kamu berada di luar kota, kemudian kamu tiba dan melihat mama mu sudah semakin sakit dan dengan bodohnya kamu memberikan coklat yang dia minta padahal kamu tau kalau mama mu sedang gula. Ya saya tau kamu tidak tega dengan permintaan beliau tapi karena pikiran bodoh mu itu membuat nyawa ibumu terancam. Dua malam berselang dan mama mu semakin sakit, dan membawanya ke rumah sakit, saya melihat dokter memarahi mu karena gula beliau sudah sangat tinggi dan perhatian mu kurang, Yaa saya tau bebebapa bulan iitu kamu tidak ada didekatnya dan melalui telpon beliau hanya mengatakan dia baik-baik saja. Beberapa minggu menemani beliau di rs dan malam itu itu pun tiba ketika dokter dengan terpaksa memasukkan beliau ke ruang ICU dan menjelang subuh mama mu, orang tua satu - satu mu telah meninggalkan dirimu untuk selamanya. Teman silih berganti datang melihat kamu yang senyum dan tertawa bersama saat itu, meskipun pikiran beberapa teman mu menganggap kamu biasa saja, tapi saya kenal kamu dan kamu tidak bisa menunjukkan hal semenyedihkan itu keorang-orang, mereka hanya tidak tau bagaimana air mata mu jatuh dikamar mandi tiap saat. Saat itu saya sadar "Ooo kamu ternyata sudah dewasa" cukup kamu, saya dan Tuhan yang tahu bagaimana perasaan mu saat itu. setelah kepergian mama mu saya yakin kamu masih ingat janji mu ke mama mu kalau kamu akan menjaga adik mu dengan baik.Tapi kenapa sampai saat ini janji itu belum kamu tepati sepenuhnya? kemana perginya semangat mu yang dulu? saat ini saya ingin mengutuk dirimu yang tidak becus tapi saya percaya satu hal akan dirimu, kamu akan bangkit pada saat yang tepat dan percayalah akan hal itu. Saatnya tiba untuk kelulusan dan betapa sedihnya kamu ketika semua orang menanyakan orang tua mu duduk dimana, dan saya hanya dengar kamu bilang di sana, di sana dan di sana yang kamu tunjuk hanya om dan nenekmu. Prosesi kelulusan yang begitu singkat tapi hingga saat ini belum ada sesuatu yang berarti terjadi setelah prosesi itu.

Harapan, doa, usaha selalu menemani hari-hari ini entah kapan itu semua terwujud. di 1/4 abad mu ini jadilah manusia yang bisa memanusiakan orang lain, yang bisa berarti dari segi apapun itu. Jadikan hari kemarin pelajaran dan hari esok kesempatan dan harapan baru. 

Happy birthday Fitri.
Saya kenal kamu dan kamu kenal saya. 
Be yourself. don't waste your time for useless things
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar

Pernah dengar orang yang masuk kategori move on cepat dan ada juga yang tidak bisa move on sama sekali. saya sendiri masuk dikategori tengah, karena ada kalanya cepat move on dan tidak. Bukan berarti banyak kali pacaran lo yaa. Pernah sekali jaman SMP gitu kan masih labil trus pacaran nah, pas putus move on nya itu cepat banget gitu, mungkin karena abg labil kali ya. Nah, jaman SMA tuh pacarannya pas kelas X aja move on nya bisa dibilang nggak secepat waktu SMP gitu. Pas jaman kuliah pernah suka sama seseorang tapi nggak pacaran, cuman karena suka dan setelahnya kan perlu ada move on biar nggak keingat terus sama doi, tapi yaa karena udah gede jadi move on nya juga susah kan. Nggak tahu juga kalau semua orang merasa seperti itu, ada juga yang move on nya cepat banget dan ada yang sampai kapan pun nggak bakalan lupa T_T. 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan move on. Pertama, sering ketemu. Nah intensitas ketemu doi bakalan jadi hambatan buat move on, bayangin aja kalau tiap kegiatan ada do, gimana mau lupa kalau balik kanan kiri doi mulu yang dilihat. Kedua, cerita teman. Lagi ngumpul bareng teman trus yang jadi main topic nya itu sii doi, ini mah nyoret diatas kertas yang baru aja dihapus. Pengen dihapus di coret lagi, nah kapan lupanya kalau gitu. Ketiga, somed. Buka Facebook muncul di beranda, lihat IG story eh, terscroll otomatis punya doi, emang berteman dengan doi di sosmed sulit buat move on tapi bukan berarti hal itu membuat kita memutuskan silatuhrami kita dong. 

Move on itu permainan hati dan otak. Jadi, ketika kita memutuskan untuk move on hati dan otak haruslah sinergi memahami itu. Ketika otak memutuskan untuk move on maka giliran hati belajar mengikhlaskan, dan ketika hati sudah bertekad maka otak haruslah bertindak. Bertindak dengan memikirkan hal yang jauh lebih positif. 

Don't waste your time finding out your ex.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Youtube....
Ya, platform satu ini memang menjadi tempat berkumpulnya para influencer untuk berbagi cerita dan tentunya penghasilan. Nah si Youtube sendiri ternyata nge-challenge para creator muda ini melalui Creator for Change. Jadi yang ikut creator of change ini tuh nggak sembarangan, orang Youtube memilih beberapa dari mereka yang memiliki konten bermanfaat dan menarik. Nah, tujuan dari program Youtube ini agar para creator muda dapat menjadi agent of change dengan menyoroti permasalahan yang ada di sekitar dan membuat dampak positif bagi dunia. Tujuan yang kelihatannya sederhana sekali tapi akan berdampak besar jika semua orang melakukan perubahan yang sama.

Sepengetahuan saya, Creator for Change ini baru berjalan dua tahun dimulai tahun 2017 dan creator yang terpilih dari Indonesia ada:
2017
- Cameo Project 
- Film Maker Muslim
- Gita Savitri Devi
- Jovi Hunter

2018
- Ayo Mikir
- Cameo Project 
- Duo Harbatah
- Fergie JNX
- Film Maker Muslim
- Gita Savitri Devi
- Inimasabi
- Jovi Hunter
- Kitabisa
- Kok Bisa

Jadi, creator2 yang terpilih harus membuat project tentang isu social dan itu terserah mereka bagaimana, dimana dan apa. Pendanaan dari pembuatan project ini semua dari Youtube. Nah, jika dilihat dari semua creator-creator terpilih tidak ada yang memiliki subcriber sampai sejuta, dan itu merupakan salah satu aspek terpilihnya mereka oleh youtube.

Link dari mereka sudah, jadi tinggal diklik.



Source: Youtube Creator for Change

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Judulnya sesuai dengan buku yang baru saja saya baca, Yaa buku Tere Liye. Buku terbitan tahun 2015 dan cetakan pertama di bulan september, dan baru dibeli ketika cetakan ketiga dari buku ini. Anyway yang membeli juga bukan saya, hehehe. Nah, barulah tadi tepatnya tanggal 11 maret 2019 saya membaca buku ini, ada selisih 4 tahun dari waktu terbitnya.

Terlambat?
Ya, Sangat terlambat, Namun bagi saya membaca bukan terlambat atau tidaknya tapi kehilangan kesempatan mempelajari hal baru lebih cepat. Setelah membaca buku ini banyak pelajaran moral yang saya dapatkan, bahwa belajar bukan tentang cepat tidaknya seorang mengenyam bangku pendidikan tapi seberapa bisa dia mengejar ketinggalan itu dengan bekerja keras. Bukan karena dia seorang tukang jagal sehingga dia tidak punya hati, tapi setiap tindakan harus dipertanggung jawabkan. kepercayaan harga mati dan tidak dapat dibeli dengan harta benda.  Dan setiap nasihat orang tua pasti ada manfaatnya.

Meskipun novel ini fiksi namun tetap sukses membawa pembacanya ikut dengan alur kisahnya seolah berada di lokasi. Novel yang terdahulu pun sampai sekarang masih teringat tentang kisah yang membuat seorang anak biasa menjadi pengacara sukses, Inti tiap novelnya seolah menyiratkan kerja keras.

Genrenya sama sekali jauh dari romance, comedy dan tergolong berat namun tetap menarik dan untuk novel saya memang prefer dengan genre yang tergolong complecated but not applicable for comics hehehe..




Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Pakai Skin Aqua sebenarnya sudah 2 bulan lebih. Bukan sekarang juga baru aware tentang halal apa tidaknya, sejak pertama beli juga sudah lihat ingredients nya tapi baru kepikiran buat cari tahu langsung ke produsennya baru sekarang hehhe.

Oiya, Skin Aqua apa sih?
Skin Aqua itu salah satu produk skin care dari Rohto. Cek fungsi masing-masing ingredientsnya di SINI sejauh dari hasil pengecekan saya, skin aqua ini masih dalam batas wajar (menurut dari komentar-komentar orang ditiap ingredient nya) meski begitu masih ada yang perlu diperhatikan seperti  Methylparaben dan Propylparaben berdasarkan www.cosdna.com  tingkat safety dari kedua bahan ini berada di range 4 dan 7 (range 1-9) yang artinya perlu perhatian jika penggunaan jangka panjang. hmmm padahal baru niat mau restock. 

Nah, karena salah satu bahannya mengandung Hydrolyzed collagen jadi sempat khawatir kalau saja ini pig collagen kan ngeri. Untung saja collagennya dari ikan jadi pada proses sembelihan nggak ada kekhawatiran.  
(gambarnya di klik aja yaa biar jelas)


Sempat saya email Rohto Indonesia, nah jawabnya seperti diatas itu. Dari kemarin mau nyoba sunscreen yang mirip skin aqua tapi sampai sekarang masih belum dapat. Ngabisin si skin aqua dulu baru cuss cari yang lain (yang jauh lebih aman dan pastinya Halal). 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Jika ada yang bertanyaa begitu maka jawabanya perlu banget ya. kenapa ? karena menurutku kulit itu aset so mesti dirawat dengan baik. Anyway aku kenal skincare sekitar 4 bulan yang lalu emang baru sih, tapi sudah lumayan ngefek banget. Nah produk skincare yang aku pake tuh ada disini (Review: Produk skincare routine). Oiya, kondisi kulit ku itu minyakan terutama Tzone, pori-pori besar, dan komedo. Complicated banget nggak sih.
Saya sering sekali dengar :
Q : kenapa pake banyak perawatan? 
A :  kalau muka ku nggak ada masalahnya, nggak bakalan pake banyak lah cukup yang basic aja
Q : Kemarin pake produk A sekarang B, kok ganti lagi sih?
A : kalau nggak cocok mau gimana lagi? coba kulit ku bisa terima apa aja, pasti nggak bakalan ganti lah.
Q : kenapa mesti pake skincare korea? ngabisin duit aja.
A : nggak semua korea kok, masker ku masih homemade. Cuman emang ya produk dari negeri gingseng ini cocok untuk kulit ku saat ini. kalau mau bilang mahal nggak ya, kalau dihitung -hitung dengan harga 150rb untuk 3-4 bulan yang artinya sebulan 50rb worth it nggak sih kalau gitu. 

Pertanyaan-pertanyaan diatas sering sekali dipertanyakan, sekarang sudah bisa jawab santai aja, kalau dulu mah bikin jengkel banget. Oiya, menurutku skincare tujuannya tuh menutrisi dari dalam jadi prosesnya nggk bisa langsung kelihatan kudu sabar. Nah, meskipun nggak langsung kinclong tapi segar dan sehatnya dapat. Bagi saya perawatan sekarang untuk bekal kulit ku di masa tua nanti, sudah cukup kemarin-kemarin saya lambat merawat diri.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Ada beberapa pertanyaan yang menurutku sangat krusial diantaranya:
- apa kamu bahagia?
-seberapa bahagia kamu saat ini?
-atau apa yang membuat mu bahagia?

Nah, menjawab pertanyaan diatas bagi ku itu gampang-gampang susah ya, kenapa? yaa karena kalau asal jawab mah tinggal bilang aja,
- iya bahagia
- banget
- everthing that make me laught
Tapi, apa itu memang benar?
setelah nonton video Gitasav yang edisi Pagi-Pagi bareng Paul. Kepikir lagi tentang kebahagian tiap orang itu berbeda-beda lo, jadi ketika ada yang bertanya tentang kebahagian yaa kembali lagi ke diri kalian sendiri mau bahagia yang seperti apa. kalau aku sih bahagia itu ketika ada hal yang membuat ku senang atau melakukan sesuatu yang ku sukai trus tersenyum senyum, atau lagi makan makanan kesukaan. Kebahagian tidak harus menunggu hal besar yang terjadi dalam hidup baru bahagia, kalau gitu kapan bahagianya.

* Menuru kbbi.we.id: ba-ha-gia n (keadaan atau perasaan senang dan tentram (bebas dari segala yang menyusahkan). its simple yaaa.


Oiya, teman aku bilang bahagia menurutnya dia itu ketika keinginanya tercapai trus ada lagi katanya bahagia kalau dia udah jadi orang kaya (jawaban ini spontanis ketika aku tanya ya). So, berbagai macam tipe manusia yang memncerminkan kebahagian mereka masing-masing. Kebahagian orang lain merupakan hak pribadinya dan bukan hak kita untuk menertawakan apalagi menganggap remeh.





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Sometimes later becomes never.
Do it Now

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • linkedin
  • youtube

Categories

Anything Channel Favorite Geophysics Thought Youtube books review skincare

Popular Post

  • Plan A and Plan B
    Banyak orang yang ketika akan mengambil keputusan selalu menyiapkan cadangan. Aku salah satu dari sekian banyaknya orang itu. Ketika akan m...
  • Bukan Sekedar Kampanye
    Saya bukan anggota partai atau salah satu pendukung partai tertantu yaa, tetapi hanya mengeluarkan pendapat mengenai kondisi saat akan pemi...
  • Sad or Happy
    Terkadang ada hal yang tidak bisa kita handle dan mengalir begitu saja. Mungkin logika mengatakan TIDAK tapi secara tidak sadar kita menguc...
  • Apa kabar Bapak Mama
    Pagi tadi nonton salah satu siaran di Trans ehh.. entah mengapa tiba tiba saja teringat papa sama mama. Pas ingat mau nulis kenangan apa aj...
  • PULANG
    Judulnya sesuai dengan buku yang baru saja saya baca, Yaa buku Tere Liye. Buku terbitan tahun 2015 dan cetakan pertama di bulan september, ...

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Agustus 2022 (1)
      •  Hello...I just realized that I never updated this...
  • ►  2020 (3)
    • ►  September 2020 (1)
    • ►  Januari 2020 (2)
  • ►  2019 (20)
    • ►  Agustus 2019 (3)
    • ►  Juli 2019 (2)
    • ►  April 2019 (4)
    • ►  Maret 2019 (6)
    • ►  Februari 2019 (1)
    • ►  Januari 2019 (4)
  • ►  2018 (20)
    • ►  November 2018 (1)
    • ►  Agustus 2018 (3)
    • ►  Juni 2018 (1)
    • ►  Mei 2018 (1)
    • ►  April 2018 (10)
    • ►  Maret 2018 (1)
    • ►  Februari 2018 (1)
    • ►  Januari 2018 (2)
  • ►  2017 (8)
    • ►  Oktober 2017 (1)
    • ►  Agustus 2017 (2)
    • ►  Juli 2017 (3)
    • ►  Mei 2017 (2)

Followers

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates